Trik Andien Ajarkan 2 Anaknya Lebih Bijak Gunakan Air, dari Siapkan Mainan hingga Wayang

Ela juga mengingatkan bahwa anak-anak harus merasa diberdayakan sejak dini. Prinsipnya, mereka diajarkan sesuatu yang bisa dipraktikkan dan terkait kehidupan mereka sehari-hari. Yang tak kalah penting adalah proses belajar mengajar dilakukan secara menyenangkan.

“Menyenangkan adalah cara natural bikin anak pengen tahu lebih banyak dan melakukannya di kehidupan sehari-hari secara konsisten,” ucap dia.

Belajar soal bijak menggunakan air, misalnya, bisa dimulai dari soal miskonsepsi. Bahasa yang digunakan sebaiknya disederhanakan meski bukan berarti landasan ilmu sainsnya tidak penting. Hanya saja, sambung Ela, kalau sekadar menghapal ilmu pengetahuan, anak-anak itu tidak bisa disebut sudah memiliki kompetensinya.

“Anak kuliahan aja kalau ditanya sederhana, siklus air seperti apa, banyak yang enggak paham. Banyak yang merasa paham, tapi ternyata salah,” ujarnya.

Karena itu, proses belajar tidak bisa dibatasi hanya di dalam kelas saja. Penggunaan teknologi bisa membantu anak memahami lebih dalam soal isu tersebut, termasuk dengan modul pengajaran secara daring yang bisa diakses secara gratis.

“Anak-anak butuh latihan beragam. Enggak bisa dikasih tugas yang sama. Itulah pentingnya personalisasi karena mungkin ada yang udah tahu, tapi ada yang enggak tahu sama sekali,” dia menambahkan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *