Menurut laporan dari Kantor Keamanan Transportasi (OTS) Filipina, insiden tersebut bermula ketika seorang penumpang menyerahkan tas bahunya kepada Morados untuk proses pemeriksaan. Setelah pemindaian, penumpang tersebut menyadari bahwa dompetnya tampak terbuka dan sejumlah uang di dalamnya telah menghilang.
Ia lantas mendekati petugas di area pemeriksaan untuk menyelidiki masalah tersebut. Saat itulah Morados berbalik dan mulai menelan uang “agar tidak tertangkap”, kata OTS dalam laporannya. Namun, dia tidak menyadari bahwa dia malah berbalik ke arah kamera keamanan saat dia memasukkan uang ke dalam mulutnya.
Situasi semakin memburuk dengan terkuaknya keterlibatan seorang supervisor dalam kasus pencurian ini. OTS, dalam pernyataannya, mencurigai bahwa Abraham de Luna, seorang supervisor di bandara tersebut, mungkin terlibat dalam skema penipuan yang melibatkan Morados. Fakta bahwa De Luna terlihat mendekati Morados, yang tampaknya untuk memastikan uang tersebut hilang demi menghilangkan bukti, mempertegas dugaan keterlibatannya.
Otoritas bandara Filipina menanggapi cepat atas insiden ini. Pada Kamis, 21 September 2023, setelah kejadian, mereka memerintahkan agar tuntutan diajukan terhadap Morados atas perbuatannya. Insiden yang terjadi pada 8 September 2023 lalu mendapat sorotan khusus dari Menteri Perhubungan, Jaime Bautista. Dengan tegas, Bautista menyatakan niatannya untuk memastikan Morados menerima “hukuman maksimum” atas tindakannya.