Menginap di Desa Wisata, Serasa Liburan ke Kampung Halaman

Aqilahnews.com, Jakarta – Merasakan sensasi liburan berbeda, seperti halnya pulang ke kampung halaman adalah satu pengalaman baru yang akan dialami wisatawan ketika mengunjungi desa wisata. Bukan sekadar berwisata dengan berfoto-foto maupun mengunjungi tempat ikonik suatu destinasi, wisatawan bisa merasakan keramahtamahan penduduk lokal.

Liburan serasa pulang ke kampung halaman, hal inilah yang menjadi nilai jual desa wisata. “Konsepnya adalah datang sebagai tamu dan pulang sebagai keluarga, karena memang pelayanan di homestay lebih mengedepankan azas kekeluargaan” ungkap Iswandi, perintis sekaligus Ketua PIC Desa Wisata Kreatif Terong, Belitung, saat wawancara melalui sambungan telepon dengan Aqilahnews.com, Kamis, 14 Desember 2023.

Namun, meski di desa fasilitas yang ditawarkan tetap tak kalah dengan penginapan yang dikelola secara profesional. Mulai dari tempat tidur, kipas angin, kamar mandi dan toilet, handuk, sarapan pagi, bahkan kopi dan teh disiapkan 24 jam di rumah warga lokal yang ditinggali wisatawan.

Tarifnya pun bersahabat, saat ini sekitaran Rp250 ribu per kamar untuk satu malam dengan kapasitas dua tamu. Harga tersebut biasanya sudah termasuk dengan sarapan pagi. 

Berbagai kalangan dari mahasiswa, rombongan dari instansi pemerintah, keluarga, dan backpacker kerap menjadi tamu di Desa Wisata Kreatif Terong. “Wisatawan mancanegara dari Jepang, Buthan, Finlandia dan Belanda juga ada yang menginap di desa kami,” sambung Iswandi.

Ia pun menyebut bahwa kebanyakan setidaknya tamu yang pernah menginap akan kembali lagi untuk liburan dua hingga tiga kali di waktu yang berbeda. Berbagai pilihan homestay yang jumlahnya sekitar 22 kamar di desa tersebut juga dapat dilihat melalui situs resmi Desa Wisata Terong. Pihak pengelola juga sudah bekerja sama dengan layanan aplikasi pemesanan akomodasi seperti Tiket.com hingga Booking.com.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *