Jurnalis Israel Shimon Riklin Mengaku Tak Bisa Tidur Kecuali Rumah-Rumah di Gaza Dihancurkan

KAN mengungkap Netanyahu menyatakan pada pertemuan tertutup Partai Likud bahwa ia menentang pemerintahan Palestina di Jalur Gaza setelah perang, dan sudah memberitahu pemerintah Amerika Serikat. “Tidak akan ada otoritas Palestina sama sekali di Gaza,” ucap Netanyahu.

AS dan otoritas Palestina belum mengomentari pernyataan Netanyahu. Yang jelas, pernyataan PM Israel itu bertentangan dengan sikap AS yang beberapa kali menekankan harus ada pemerintahan Palestina di Gaza setelah perang berakhir.

Otoritas Palestina juga mengatakan siap kembali ke Gaza berdasarkan rencana politik komprehensif yang mencakup persatuan antara Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur yang diduduki. Israel melanjutkan serangan militer ke Jalur Gaza pada 1 Desember 2023 setelah berakhirnya jeda kemanusiaan selama sepekan dengan Hamas.

Pernyataan PM Israel itu diyakini berkaitan dengan pernyataan sikapnya di awal bulan ini. Menurut Middle East Monitor, 5 Desember 2023, Netanyahu berkata Otoritas Palestina “mempromosikan dan mendanai terorisme.” Ia pun menyesalkan pembentukan otoritas Palestina, dan mengaku tidak suka dengan Presiden Mahmoud Abbas.

Netanyahu berkata, perginya Palestine Liberation Organisation (PLO) ke Tunisia merupakan langkah yang sudah benar, tapi mereka kembali lagi ke Palestina dan berkuasa sebagai otoritas Palestina. PLO merupakan partai Mahmoud Abbas yang memimpin Palestina.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *